Jumat, 19 September 2008

Eksplorasi (Perjuangan)

Hari ini (20 Agustus 2008), kami memulai ”perjuangan” kami di hutan. Pagi hari kami berangkat ditemani 3 orang porter dan 2 ekor anjing. Dengan dandanan layaknya seorang geologist lapangan, yaitu memakai celana panjang, sepatu boot, kaos lengan panjang dan topi lapangan. Seolah-olah aku siap untuk ”menaklukkan” lapangan. Tapi ternyata, porter yang merupakan penduduk asli sana, hanya memakai pakaian ”alakadarnya”. Mereka hanya pakai kaos lengan pendek, ada yang pakai celana pendek, sepatu alakadarnya, bahkan ada yang lebih ”ekstrim” lagi, yaitu hanya memakai singlet alias kaos dalam dan tidak memakai alas kaki, alias nyeker. Dalam hati aku berkata, mereka ini benar-benar manusia perkasa, sudah kebal sama kondisi hutan dengan segala marabahayanya. Maklumlah, mereka kan lahir, besar dan tumbuh di hutan, jadi mau tidak mau tubuh mereka sudah beradaptasi dengan lingkungan hutan.

Pada hari-hari awal kami melakukan penyusuran sungai, terasa berat, terutama ketika mendaki bukit yang sangat terjal, bahkan tidak jarang kami membuat jalan, karena memang benar-benar belum ada jalan manusia, yang ada hanya jalan binatang, kata penduduk. Oya, hutan ini merupakan hutan asli alias masih perawan,so bnatangnya pun masih komplit, mulai dari biantang yang tidak buas sampai yang buas seperti ular, harimau, beruang,dll. Menyeramkan memang... tapi ya inilah tantangannya.... insya Alloh kita akan bisa melaluinya.....

Satu hal yang sangat tidak akan terlupakan yaitu ketika kami melakukan flying camp alias bermalam memakai tenda di hutan. Hal ini terpaksa kami lakukan karena menang sulit kalau tidak, medanya sulit dan jauh dari kampung. Yang pling berkesan yaitu karena kami bermalam tepat malam pertama bulan Ramadhan, jadi kami tarawih dan sahur pertama di hutan. Karena keterbatasan, kami tidak melakukan sholat tarawih... bahkan untuk bisa tidur ditenda dengan nyaman saja kami kesulitan, karena tanah yang tidak rata dan air hujan yang bocor. Jadilah kami tidur dalam keadaan basah-basahan di tenda plus pegal-pegal karena posisi badan yang kurang enak.


Penduduk di Batangkundur cukup bersahabat, mereka cukup baik menerima kedatangan kami dan dengan senang hati mereka mau menemani kami “jalan-jalan” di hutan.

Kurang lebih selama 2 minggu kami berada di batangkundur. Setelah itu pulang ke mess di Lubuk Sikaping. Setelah istirahat beberapa hari disana, kami ke lapangan lagi, untuk menyelesaikan survey. Base kampnya di daerah Sigalabor, bagian timur area projek. Sebenarnya kami agak ragu juga untuk tinggal di sana, karena menurut cerita yang kami dengar, penduduk di sana kurang bersahabat dengan pendatang, kemudian juga makanannya katanya di kasih sesuatu, racun gitu katanya, ntah buat apaan. Tapi ternyata setelah kami sampai disana dan bertemu dengan kepala kampungnya ternyta sebaliknya, bahkan menurutku pelayanannya lebih baik dari pada di batang kundur, begitu juga keramahan penduduknya. Kemudian kelebihannya lagi, semua penduduk disana, dari yang kecil sampai yang tua bias bahasa Indonesia dengan lancer, tidak seperti di batang kundur, yang sebagian penduduknya kurang lancer berbahasa Indonesia. Begitu juga ketika di lapangan, sebagai porter mereka tidak berjalan seperti biasa mereka jalan, tapi juga memperhatikan kami. Mereka jalan lebih santai dan estimasi jarak dan waktunya lebih tepat.

Kurang lebih hanya 3 hari kami di sigalabor, tapi karena kesan yang begitu baik, kami serasa berat meninggalkan kampong itu, walaupun juga sebenarnya sangat senang karena survey telah selesai, tepatnya dianggap selesai, he..he… sebenarnya sih belum selesai, tapi karena medan yang sangat berat, rasanya "tidak mungkin" kami untuk mendatanginya, selain karena waktu yang sudah mepet, juga karena sedang berpuasa.

Akhirnya "selesai" juga pelaksanaan surveynya, walopun hasil yang di dapat kurang memuaskan, tapi ya bagaimana lagi, emang itu yang di dapat, "nggak usah dipaksakan", kata Pak Arif. Setelah itu, kami pun pulang ke Lubuk Sikaping. Sebelum pulang, kami membuat laporan sementara, peta geologi dan milih-milih sample untuk di kirim di jogja…..

AKHIRNYA........

Tidak ada komentar: