Minggu, 20 Juli 2008

Liburan bingung...

Aduh..... mo ngapain ya, libur2 gini...?????

bingung...

KP, TA.....???????

Rabu, 25 Juni 2008

Lagi - lagi

LAGI - LAGI DEMO ANARKIS...
LAGI - LAGI KEKERASAN...
LAGI - LAGI PENGRUSAKAN.....
LAGI - LAGI "ATAS NAMA RAKYAT"...
LAGI - LAGI DILAKUKAN OLEH MAHASISWA.....
ADAKAH YANG SALAH DENGAN KEHIDUPAN BERBAGSA KITA ????

MAHASISWA DEMO DENGAN ANARKIS...
ANAK - ANAK SMP & SMA MERAYAKAN KELULUSAN DENGAN BRUTAL DI JALANAN...
YANG TIDAK LULUS DEPRESI, HILANG SEMANGAT, BAHKAN ADA YANG BUNUH DIRI...
ADAKAH YANG SALAH DENGAN PENDIDIKAN KITA ????

KITA SENDIRILAH YANG BISA MERENUNGKAN, MENJAWAB DAN MEMPERBAIKINYA...
MULAI DARI DIRI SENDIRI...

Sabtu, 21 Juni 2008

Sholat...

Semalam, aku mengikuti kajian di sebuah masjid di dekat kosku. Kajian tersebut diisi oleh seorang ustazd muda yang masih energik dan bisa menghangatkan suasana. Beliau merupakan seorang alumni universitas terkenal di timur tengah. Tema kajian tersebut adalah tafsir Al-Qur’an.
Sebelum masuk mengenai tafsir, beliau menjelaskan tentang kewajiban-kewajiban seorang muslim terhadap Alqur’an, mulai dari membaca sampai mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ada satu hal yang membuatku cukup terkesan dan merenung, yaitu tentang sholat. Kurang lebih beliau mengatakan jika dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim itu seperti ketika sholat, maka tidak akan ada kemaksiatan, kejahatan dan perbuatan melanggar lainnya. Kongkritnya begini, jika dalam kehidupan sehari-hari qta selalu menundukkan pandangan seprti sholat, maka mata kita akan terjaga dari maksiat, begitu juga tangan kita, kaki kita serta hati kita. kemudian bagi seorang muslimah, jika dalam kehidupan sehari-harinya seperti ketika sedang sholat, yaitu menutup aurat dengan benar, tidak mengeraskan suara, menundukkan pandangan,dll, maka kemaksiatan yang berhubungan dengan wanita juga dapat dicegah. Hal ini tentu saja akan sesuai dengan sebuah dalil yang mengatakan “Sesungguhnya sholat itu dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar”. Sayangnya, banyak umat muslim yang melaksanakan sholat, tapi juga masih sering melaksanakan kejahatan, maksiat,dll. Kata seorang ustazd, jika hal tersebut terjadi, berarti ada masalah dengan sholatnya, mungkin tidak khusuk, selalu terburu-buru atau mungkin tidak memenuhi syarat dan rukun yang telah ditentukan.

Ya Alloh, berilah aku kekuatan untuk selalu memperbaiki sholatku.....

Sabtu, 14 Juni 2008

About Ahmadiyah

Ahmadiyah Kelompok Pengekor Nabi Palsu
Kategori: Manhaj Salaf

Apa Itu Ahmadiyah ?

Ahmadiyah adalah gerakan yang lahir pada tahun 1900M, yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Inggris di India. Didirikan untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama Islam dan dari kewajiban jihad dengan gambaran/bentuk khusus, sehingga tidak lagi melakukan perlawanan terhadap penjajahan dengan nama Islam. Gerakan ini dibangun oleh Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani. Corong gerakan ini adalah “Majalah Al-Adyan” yang diterbitkan dengan bahasa Inggris.

Siapakah Mirza Ghulam Ahmad ?

Mirza Ghulam Ahmad hidup pada tahun 1839-1908M. Dia dilahirkan di desa Qadian, di wilayah Punjab, India tahun 1839M. Dia tumbuh dari keluarga yang terkenal suka khianat kepada agama dan negara. Begitulah dia tumbuh, mengabdi kepada penjajahan dan senantiasa mentaatinya. Ketika dia mengangkat dirinya menjadi nabi, kaum muslimin bergabung menyibukkan diri dengannya sehingga mengalihkan perhatian dari jihad melawan penjajahan Inggris. Oleh pengikutnya dia dikenal sebagai orang yang suka menghasut/berbohong, banyak penyakit, dan pecandu narkotik.

Pemerintah Inggris banyak berbuat baik kepada mereka. Sehingga dia dan pengikutnya pun memperlihatkan loyalitas kepada pemerintah Inggris.

Di antara yang melawan dakwah Mirza Ghulam Ahmad adalah Syaikh Abdul Wafa’, seorang pemimpin Jami’ah Ahlul Hadits di India. Beliau mendebat dan mematahkan hujjah Mirza Ghulam Ahmad, menyingkap keburukan yang disembunyikannya, kekufuran serta penyimpangan pengakuannya.

Ketika Mirza Ghulam Ahmad masih juga belum kembali kepada petunjuk kebenaran, Syaikh Abul Wafa’ mengajaknya ber-mubahalah (berdoa bersama), agar Allah mematikan siapa yang berdusta di antara mereka, dan yang benar tetap hidup. Tidak lama setelah bermubahalah, Mirza Ghulam Ahmad menemui ajalnya tahun 1908M.

Pada awalnya Mirza Ghulam Ahmad berdakwah sebagaimana para da’i Islam yang lain, sehingga berkumpul di sekelilingnya orang-orang yang mendukungnya. Selanjutnya dia mengklaim bahwa dirinya adalah seorang mujaddid (pembaharu). Pada tahap berikutnya dia mengklaim dirinya sebagai Mahdi Al-Muntazhar dan Masih Al-Maud. Lalu setelah itu mengaku sebagai nabi dan menyatakan bahwa kenabiannya lebih tinggi dan agung dari kenabian Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dia mati meninggalkan lebih dari 50 buku, buletin serta artikel hasil karyanya.

Di antara kitab terpenting yang dimilikinya berjudul Izalatul Auham, I’jaz Ahmadi, Barahin Ahmadiyah, Anwarul Islam, I’jazul Masih, At-Tabligh dan Tajliat Ilahiah.

Pemikiran dan Keyakinan Ahmadiyah

1. Meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Al-Masih yang dijanjikan.
2. Meyakini bahwa Allah berpuasa dan melaksanakan shalat, tidur dan mendengkur, menulis dan menyetempel, melakukan kesalahan dan berjimak. Mahatinggi Allah setinggi-tingginya dari apa yang mereka yakini.
3. Keyakinan Ahmadiyah bahwa tuhan mereka adalah Inggris, karena dia berbicara dengannya menggunakan bahasa Inggris.
4. Berkeyakinan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan memberikan wahyu dengan diilhamkan sebagaimana Al-Qur’an.
5. Menghilangkan aqidah/syariat jihad dan memerintahkan untuk mentaati pemerintah Inggris, karena menurut mereka pemerintah Inggris adalah waliyul amri (pemerintah Islam) sebagaimana tuntunan Al-Qur’an.
6. Seluruh orang Islam menurut mereka kafir sampai mau bergabung dengan Ahmadiyah. Seperti bila ada laki-laki atau perempuan dari golongan Ahmadiyah yang menikah dengan selain pengikut Ahmadiyah, maka dia kafir.
7. Membolehkan khamer, opium, ganja dan apa saja yang memabukkan.
8. Mereka meyakini bahwa kenabian tidak ditutup dengan diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, akan tetapi terus ada. Allah mengutus rasul sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Dan Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi yang paling utama dari para nabi yang lain.
9. Mereka mengatakan bahwa tidak ada Al-Qur’an selain apa yang dibawa oleh Mirza Ghulam Ahmad. Dan tidak ada Al-Hadits selain apa yang disampaikan di dalam majelis Mirza Ghulam Ahmad. Serta tidak ada nabi melainkan berada di bawah pengaturan Mirza Ghulam Ahmad.
10. Meyakini bahwa kitab suci mereka diturunkan (dari langit), bernama Al-Kitab Al-Mubin, bukan Al-Qur’an Al-Karim yang ada di tangan kaum muslimin.
11. Mereka meyakini bahwa Al-Qadian (tempat awal gerakan ini) sama dengan Madinah Al-Munawarah dan Mekkah Al-Mukarramah ; bahkan lebih utama dari kedua tanah suci itu, dan suci tanahnya serta merupakan kiblat mereka dan kesanalah mereka berhaji.
12. Mereka meyakini bahwa mereka adalah pemeluk agama baru yang indenpenden, dengan syarat yang indenpenden pula, seluruh teman-teman Mirza Ghulam Ahmad sama dengan sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Akar Pemikiran dan Keyakinan Ahmadiyah

1. Bermula dari gerakan orientalis bawah tanah yang dilakukan oleh Sayyid Ahmad Khan yang menyebarkan pemikiran-pemikiran menyimpang ; yang secara tidak langsung telah membuka jalan bagi munculnya gerakan Ahmadiyah.
2. Inggris menggunakan kesempatan ini dan membuat gerakan Ahmadiyah, dengan memilih untuk gerakan ini seorang lelaki pekerja dari keluaga bangsawan.
3. Pada tahun 1953M, terjadilah gerakan sosial nasional di Pakistan menuntut diberhentikannya Zhafrillah Khan dari jabatannya sebagai menteri luar negeri. Gerakan itu dihadiri oleh sekitar 10 ribu umat muslim, termasuk pengikut kelompok Ahmadiyah, dan berhasil menurunkan Zhafrillah Khan dari jabatannya.
4. Pada bulan Rabiul Awwal 1394H, bertepatan dengan bulan April 1974M dilakukan muktamar besar oleh Rabhithah Alam Islami di Mekkah Al-Mukarramah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh lembaga-lembaga Islam seluruh dunia. Hasil muktamar memutuskan “Kufurnya kelompok ini dan keluar dari Islam. Meminta kepada kaum muslimin berhati-hati terhadap bahaya kelompok ini dan tidak bermu’amalah dengan pengikut Ahmadiyah, serta tidak menguburkan pengikut kelompok ini di pekuburan kaum Muslimin”.
5. Majelis Rakyat (Parlemen) Pakistan melakukan debat dengan gembong kelompok Ahmadiyah bernama Nasir Ahmad. Debat ini berlangsung sampai mendekati 30 jam. Nasir Ahmad menyerah/tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, dan tersingkaplah kedok kufurnya kelompok ini. Maka majelis parlemen mengeluarkan keputusan bahwa kelompok ini lepas dari agama Islam.

Hal-Hal yang Mewajibkan Kafirnya Mirza Ghulam Ahmad

1. Pengakuannya sebagai nabi.
2. Menghapus kewajiban jihad dan mengabdi kepada penjajah.
3. Meniadakan berhaji ke Mekkah dan menggantinya dengan berhaji ke Qadian.
4. Penyerupaan yang dilakukannya terhadap Allah dengan manusia.
5. Kepercayaannya terhadap keyakinan tanasukh (menitisnya ruh) dan hulul (bersatunya manusia dengan tuhan).
6. Penisbatannya bahwa Allah memiliki anak, serta klaimnya bahwa dia adalah anak tuhan.
7. Pengingkarannya terhadap ditutupnya kenabian oleh Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan membuka pintu bagi siapa saja yang menginginkannya.

Penyebaran dan Aktifitas Ahmadiyah

1. Penganut aliran Ahmadiyah kebanyakan hidup di India dan Pakistan dan sebagian kecilnya di Israel dan wilayah Arab. Mereka senantiasa membantu penjajah agar dapat membentuk/membangun sebuah markas di setiap negara di mana mereka berada.
2. Ahmadiyah memiliki pekerjaan besar di Afrika dan pada sebagian negara-negara Barat. Di Afrika saja mereka beranggotakan kurang lebih 5000 mursyid dan da’i yang khusus merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah. Dan aktifitas mereka secara luas memperjelas bantuan/dukungan mereka terhadap penjajahan.
3. Keadaan kelompok Ahmadiyah yang sedemikian, ditambah perlakuan pemerintah Inggris yang memanjakan mereka, memudahkan para pengikut kelompok ini bekerja menjadi pegawai di berbagai instansi pemerintahan di berbagai negara, di perusahaan-perusahaan dan persekutuan-persekutuan dagang. Dari hasil kerja mereka itu dikumpulkanlah sejumlah dana untuk membiayai dinas rahasia yang mereka miliki
4. Dalam menjalankan misi, mereka merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah dengan segala cara, khsusnya media massa. Mereka adalah orang-orang yang berwawasan dan banyak memiliki orang pandai, insinyur dan dokter. Di Inggris terdapat stasiun pemancar TV dengan nama “TV Islami” yang dikelola oleh penganut kelompok Ahmadiyah.

Pemimpin-Pemimpin Ahmadiyah

1. Pemimpin Ahmadiyah sepeninggal Mirza Ghulam Ahmad bernama Nuruddin. Pemerintah Inggris menyerahkan kepemimpinan Ahmadiyah kepadanya dan diikuti para pendukungnya. Di antara tulisannya berjudul “Fashlb Al-Khithab“.
2. Pemimpin lainnya adalah Muhammad Ali dan Khaujah Kamaluddin. Amir Ahmadiyah di Lahore. Keduanya adalah corong dan ahli debat kelompok Ahmadiyah. Muhammad Ali telah menulis terjemah Al-Qur’an dengan perubahan transkripnya ke dalam bahasa Inggris. Tulisannya yang lain. Haqiqat Al-Ikhtilaf An-Nubuwah Fi Al-Islam dan Ad-Din Al-Islami. Khaujah Kamaluddin menulis kitab yang berjudul Matsal Al-A’la Fi Al-Anbiya serta kitab-kitab lain. Jamaah Ahmadiyah Lahore ini berpandangan bahwa Mirza Ghulam Ahmad hanyalah seorang mujadid. Tetapi yang berpandangan seperti ini dan yang tidak, mereka sama saja saling mengadopsi satu sama lain.
3. Muhammad Shadiq, mufti kelompok Ahmadiyah. Di antara tulisannya berjudul Khatam An-Nabiyyin.
4. Basyir Ahmad bin Ghulam, pemimpin pengganti kedua setelah Mirza Ghulam Ahmad. Di antara tulisannya berjudul Anwar Al-Khilafah, Tuhfat Al-Muluk, Haqiqat An-Nubuwwah.
5. Dzhafrilah Khan, menteri luar negeri Pakistan. Dia memiliki andil besar dalam menolong kelompok sesat ini, dengan memberikan tempat luas di daerah Punjab sebagai markas besar Ahmadiyah sedunia, dengan nama Robwah Isti’aroh (tanah tinggi yang datar) yang diadopsi dari ayat Al-Qur’an: “Dan Kami melindungi mereka di suatu Robwah Isti’aroh (tanah tinggi yang datar) yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir.” (Qs. Al-Mukminun: 50)

Kesimpulan

Ahmadiyah adalah kelompok sesat yang tidak ada hubungannya dengan Islam. Aqidah (keyakinan) mereka berbeda dengan keyakinan agama Islam dalam segala hal. Kaum Muslimin perlu diperingatkan atas aktifitas mereka, setelah para ulama Islam memfatwakan bahwa kelompok ini kuffur.

Sumber : http://muslim.or.id/manhaj-salaf/ahmadiyah-kelompok-pengekor-nabi-palsu.html

Kamis, 12 Juni 2008

Saatnya EURO 2008...

Saatnya EURO 2008.....

Setelah selese ujian smester, saatnya refresing nonton EURO 2008..., walopun kemaren pas ujian juga masih sedikit2 nonton EURO, he2.... walopun jagoku sebenarnya Inggris gak lolos (what happen with you John Terry cs....???????).

Sebelum EURO kemaren akhirnya aku punya jago baru, hayo siapa???? Yang jelas bukan Italia (karena ga ada Totti), bkn juga Prancis (karena ga ada my idol Zidane), bkan juga Portugal (gak terlalu suka aja, walopun pemainnya bagus2 & banyak yang maen di Chelsea, my favorite football club, loh,apa hubungannya??? he2...)tapi mereka adalah Spanyol & Belanda. Karena mereka maennya keren banget, walopun Belanda pernah menjajah Indonesia selama 350 tahun (hiks..... T_T), trus kebanyakan pemain muda lagi, kaya Fabregas di Spain, Sneijder di Netherland, dll. Apalagi kemaren pas pertandingan pertama mereka maennya keren banget... Semoga Indonesia bisa juara deh, loh, gak nyambung lagi.... maksudnya salah satu dari Belanda ato Spanyol bisa juara deh...

Siapa jagoan anda....??????

Ujian...

Akhirnya....... ujian semester ini selese juga, dibuka dengan kuliah "stratigrafi analisis" dan ditutup tadi sore dengan "geologi panas bumi". mudah2an hasilnya semua sesuai dengan yang diharapkan... Amin.....

liburan ngapain ya...???? KL udah, KKN udah juga..... TA???? yang ini nih aku masih bingung... Ya Alloh berilah hamba petunjuk.....

Jumat, 06 Juni 2008

FPI vs AKKBB

Lagi-lagi aksi kekerasan melanda negeri ini. Belum selesai dengan kasus kebrutalan sebagian mahasiswa dalam melakukan aksi, beberapa hari lalu timbul lagi kasus yang juga sangat disesali, yaitu kasus pemukulan anggota FPI kepada AKKBB. Sebenarnya kasus ini tidak perlu terjadi kalau semua pihak bisa menjaga diri. Semua sudah terjadi, nasi sudah menjadi bubur, yang dibutuhkan sekarang adalah mencari solusi agar masalah ini bisa selesai dan tidak menimbulkan masalah baru.

Selama ini FPI memang dikenal sebagai ormas yang terkenal keras terutama dalam memberantas kemaksiatan, begitu juga terhadap penodaan agama, salah satunya yaitu terhadap golongan Ahmadiyah yang pemerintah sangat lamban menangani masalah ini. Ahmadiyah sendiri merupakan golongan yang sudah di fatwa sesat oleh ulama Islam internasional. Fatwa ini bukan tanpa alasan, karena mereka menganngap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi setelah Nabi Muhammad, tentu saja ini sangat melukai hati umat Islam yang benar-benar ”peduli” terhadap agamanya. Pemerintah pun dinilai sangat lamban menangani kasus ahmadiyah ini. Surat keputusan bersama (SKB) 3 mentri yang dijanjikan selama ini tak kunjung dikeluarkan. Semalam dalam sebuah dialog seorang tokoh mengatakan bahwa hal ini memang ciri khas seorang SBY, yaitu lamban dalam menangani suatu kasus, mungkin karena ada tekanan dari berbagai pihak, salah satunya Amerika mungkin. Aku sendiri cuma tertawa mendengar pernyataan beliau, mungkin memang benar juga, he..he...
.
Akhirnya bom waktu yang dipasang benar-benar meledak, puncaknya terjadi pada hari minggu, i juni lalu. Di monas terjadi sebuah “penyerangan” massa yang sangat keras menentang ahmadiyah (FPI) terhadap massa yang dengan alasan kebebasan beragama,berkeyakinan & toleransi (AKKBB) membela mati-matian ahmadiyah yang sudah jelas-jelas menyimpang. Kedua pihak mengklaim dirinya lah yang paling benar, FPI mengatakan bahwa mereka terprofokasi oleh AKKBB. Sedangkan pihak AKKBB mengatakan dirinya tidak melakukan profokasi, sedang demo dengan damai tiba-tiba diserang FPI. Mana yang benar ? Allohu a’lam.
Kalau aku sendiri sih menilai ya kedua2nya salah. Kalau pihak AKKBB mau mengikuti anjuran polisi untuk tidak melakukan aksi di Monas dan FPI bisa menahan diri, kejadian ini mungkin tidak akan terjadi.
Mengenai organisasinya, keduanya aku juga kurang setuju. FPI terlalu keras dalam menegakkan kebenaran, sedangkan AKKBB terlalu sekuler. Tapi jujur, aku lebih tidak setuju terhadap yang kedua. Banyak alasan. Pertama,yang paling jelas yaitu mereka dengan alasan toleransi dan kebebasan beragama dan berkeyakinan membela ahmadiyah yang sudah jelas-jelas melakukan kesesatan dan penodaan agama. Terus pemikiran-pemikiran tokoh mereka, salah satunya Gus Dur yang nyleneh,sekuler, liberal,dsb. Trus masih banyak lagi yang lainnya.

Pemerintah, dalam hal ini SBY tentu saja mengecam keras tindakan FPI ini yang dinilai sangat brutal, kecaman yang berlebihan menurutku, karena bagaimanapun FPI adalah masyarakatnya juga, tapi dia mengecam layaknya seorang teroris atau penjahat perang. Masih dalam dialog yang sama seperti di atas, seorang tokoh lain kuranglebih mengatakan bahwa sebenarnya kasus ini kasus biasa, tapi terlalu dibesar-besarkan, mungkin karena ada tekanan dari “sang polisi dunia” amerika serikat. Amerika sendiri setelah kejadian itu kata beliau memberi keterangan pers yang mengecam kejadian tersebut. Memang apa hubungannya dengan mereka ? dirugikan kah mereka? Adakah mereka berkomentar terhadap ribuan korban di Irak, Afganistan, dll yang jelas-jelas itu perbuatan mereka? Katanya polisi dunia, dunia mana yang mereka lindungi ? dunia kriminal? Atau dunia setan?
Sudah menjadi rahasia umum kalau pemerintah selama ini memang “takut” pada amerika, jadi apa yang dikatakan amerika ya ngikut aja. Padahal, kalau pemerintah mau sedikit menganalisis, kejadian di Monas itu akar masalahnya adalah lamban dan kurang tegasnya pemerintah terhadap ahmadiyah. Nunggu apa lagi sih ? nunggu ada korban lagi? Au ah...

Pada hari berikutnya di berbagai daerah, berbagai ormas, terutama ormas yang berhubungan dengan Gusdur, yaitu NU & PKB melalui anak organisasinya seperti Garda Bangsa, GP Anshor, Pagar..... (aku lupa), pasukan berani mati, dll melakukan aksi menuntut pembubaran FPI. Mereka mendatangi markas FPI untuk menuntut (memaksa) agar ketua FPI setempat membubarkan diri, bahkan ada juga yang melakukan pengrusakan terhadap properti FPI. Mereka melakukan aksi dengan penuh semangat dan emosi sekali, karena selain mengecam aksi kekerasan yang dilakukan FPI, hal yang sangat tidak kalah pentingnya yaitu mereka membela “sang kiyai” mereka, yaitu Gus Dur. Mereka menilai kalau FPI telah melecehkan Gus Dur. Mereka akan melakukan apa saja untuk membela Gus Dur.
Menurutku hal ini sungguh ironis jika membandingkan dengan kasus ahmadiyah. Ketika ahmadiyah melakukan penistaan agama, agama Islam yang juga agama mereka, apa yang mereka lakukan ? dimana suara dan aksi mereka ? mengapa mereka tidak melakukan aksi mati-matian untuk membela Islam? Sungguh ironis dan sangat aneh. Mungkin mereka mengikuti “sang kiyai” yang dengan tegas membela ahmadiyah. Mengapa mereka lebih membela sang kiyai dari pada membela agama Islam yang dinodai? Aneh, aneh dan aneh. Selama ini memang sudah diketahui kalau sebgian besar warga NU & PKB sangat loyal terhadap Gus Dur, jadi apapun yang dilakukan dan dikatakan Gus Dur dianggap hal itulah yang paling benar. Sikap loyal yang sangat aneh dan salah kaprah menurutku.

Kembali pada masalah FPI & AKKBB. Seorang tokoh setengah bergurau mengatakan bahwa seharusnya ketua umum FPI, Habib Rizieq Syihab perlu mendapatkan penghargaan sebagai pahlawan, karena berhasil mengalihkan perhatian masyarakat dari kenaikan BBM kepada kasus Monas ini. Selain itu juga ada yang berpendapat kalau sebenarnya peristiwa ini merupakan rekayasa atau sudah dirancang pemerintah untuk sengaja agar fokus perhatian masyarakat tidak pada kenaikan bbm lagi, benarkah ? Allohu a’lam.

So, agar masalah ini cepat selesai dan tidak timbul masalah lainnya, pemerintah harus cepat bertindak dengan tegas untuk mengeluarkan SKB pelarangan ahmadiyah di indonesia. Jangan takut pada pihak yang membela ahmadiyah, seperti Gus Dur dan konco2 serta ormas2nya, trus amerika mungkin, dll. Serahkan masalah pada “ahlinya”. Masalah agama harus diserahkan pada yang mengerti dan paham agama, dalam hal ini InsyaAlloh MUI yang sudah mengeluarkan fatwa sesat hampir 30 tahun lalu. Jadi, jangan lamban bertindak lagi ya bapak-bapak yang ada di sono....
Trus bwt aparat penegak hukum, jangan cuma berani menagkap tokoh2 FPI dong, selidiki juga tokoh2 AKKBB siapapun mereka, jika ada indikasi profokasi atau tindakan melanggar lainnya,tangkap juga mereka, jangan takut...!!!

BAGAIMANAPUN KEBENARAN AKAN SELALU MENANG.... WAKTU YANG AKAN MEMBUKTIKANNYA....

Peace...!
Islam agama perdamaian, anti kekerasan.
Hidup Islam.....! Hidup Indonesia !

Kamis, 29 Mei 2008

Demonstrasi....

Demonstrasi...
Hari-hari belakangan ini berita di layar kaca maupun koran dihiasi aksi demonstrasi, tiada hari tanpa demonstrasi, baik itu dari mahasiswa, organisasi masyarakat, dll. Temanya pun beda2, ada yang menolak kenaikan BBM (padahal bbm sudah naik), menolak BLT, permintaan ganti rugi korban lumpur lapindo yg sudah 2 tahun, penolakan penggusuran,dsb. Caranya pun bermacam2, tergantung “intelektual dan moral” pendemo, ada yang demo dengan santun bahkan sambil tertawa-tawa, tapi ada juga demo yang brutal sampai merusak fasilitas umum.

Aku akan mengomentari demonstrasi yang brutal yang ironisnya dilakukan oleh “kaum intelektual”, calon pemimpin masa depan Negara ini, yaitu MAHASISWA. Terus terang sebagai mahasiswa aku merasa malu dan geram dengan ulah sebagian mahasiswa yang melakukan demonstrasi dengan brutal, anarkis dan tindakan tidak terpuji lainnya. Katanya mereka melakukan demo “demi rakyat”, tapi kok yang mereka lakukan malah menyusahkan rakyat. Seperti yang terjadi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta beberapa hari lalu. Dengan merasa tidak bersalah mereka menutup jalan umum. Apa yang terjadi? Tentu saja para pengguna jalan itu terganggu aktivitasnya, karena jalan itu merupakan akses menuju sekolah, tempat kerja,dsb.
Masih berhubungan dengan mahasiswa dari perguruan tinggi diatas. Pada hari berikutnya mereka terlibat dengan tawuran dengan perguruan tinggi di dekatnya. Sungguh ironis. Sebenarnya masih banyak lagi contoh demo mahasiswa yang brutal dan anarkis.
Akibatnya apa? Sebagian masyarakat yang terganggu dengan ulah sebagian mahasiswa itu jadi kesal dan geram, dan akhirnya ada cap buruk pada diri mahasiswa oleh masyarakat.
Menurutku, mereka seharusnya “ngaca dulu” alias introspeksi diri sebelum mengkritik orang lain. Siapa aku ? Apakah aku sudah berbuat baik, sehingga aku berani menganggap orang lain jelek? Apa yang sudah aku lakukan untuk bangsa ini? Dan pertanyaan2 untuk diri sendiri lainnya. Sesuai dengan kata pepatah, “air kotor tidak akan bisa digunakan untuk membersihkan kain yang kotor, yang terjadi adalah kain itu tidak akan bersih bahkan akan bertambah kotor. Jadi, airnya harus dibersihkan dulu baru digunakan untuk membersihka kain tersebut”.

Bagaimana pemerintah mau menerima aspirasi mahasiswa brutal yang suka tawuran? Benarkah mereka benar-benar melakukan aksi demi rakyat? Atau hanya sekedar emosi belaka?

Sebenarnya masih banyak banget “unek-unek” yang mau aku keluarkan tentang demo mahasiswa akhir-akhir ini, tapi memang sulit mengungkapkan apa yang ada di pikiran ke dalam tulisan. Mungkin aku bukan pujangga yang pandai merangkai kata….. , seperti kata basejam. Loh, kok jadi nyanyi...he2...

Ketika komentar diatas aku sampaikan pada salah seorang temanku yang merupakan seorang aktivis dikampusnya, terjadi salah paham. Dia menganggap aku sinis dan menganggap kalau aksi itu ngga ada gunanya. Sekali lagi ini salah paham, aku sama sekali tidak bermaksud begitu. Aku cuma kecewa saja ketika melihat sebagian teman2 mahasiswa yang demo dengan anarkis. Dengan dalih membela rakyat mereka menghalalkan segala cara. Aku tidak menggeneralkan kalau semua demo mahasiswa itu anarkis dan brutal. Aku juga tidak anti dengan yang namanya aksi atau demonstrasi. Terus terang aku salut dengan kelompok baik itu mahasiswa atau kelompok masyarakat yang dalam demonstrasinya tetap santun, tertib dan aman, serta tidak mengganggu masyarakat dan merusak fasilitas umum. So, aku tidak bermaksud menyinggung perasaanmu ya ukhti... Keep smile (^_^).

Menurutku, demo bukanlah satu-satunya cara dalam menyampaikan aspirasi pada pemerintah. Masih banyak cara lain kok, misalnya dialog. Dengan dialog, aku rasa akan ada tukar pikiran antara mahasiswa atau masyarakat dengan pemerintah. Dalam dialog ini, perlu dihadirkan pakar di bidang tertentu sesuai dengan tema yang akan didialogkan, misalnya ekonomi, keuangan, teknologi, dll.
Dengan cara diatas, mudah2an akan ditemukan solusi dari suatu masalah, karena didiskusikan dengan ahlinya.
Saat ini, banyak orang yang tiba-tiba menjadi ”pakar”, misalnya tidak tahu apa-apa tentang minyak tapi ngomong minyak panjang lebar sampai mulut berbusa padahal semuanya omong kosong alias sok tahu. Tentu saja hal ini tidak akan menyeleaikan masalah tapi akan menambah kekacauan dan masalah baru. Mungkin ini yang menyebabkan terjadinya demonstrasi yang brutal dan anarkis. Mungkin lho...

Terakhir, aku cuma mo berpesan pada diri sendiri atao yang baca tulisan ini. Jangan terlalu ikut campur sesuatu apa yang sama sekali kita tidak ketahui, karena hal itu hanya akan menambah masalah.

So, tetaplah semangat. Lakukan yang terbaik untuk bangsa ini...!
HIDUP MAHASISWA INDONESIA...
HIDUP INDONESIA

Salam Perdamaian... Anti kebrutalan dan anarkis...

From Bandung with....

From Bandung with ….…
Minggu kemarin aku berkesempatan mengunjungi kota yang disebut sebut sebagai “Paris van Java” alias Bandung. Sebenarnya sih aku ngga ada niat untuk kesana. Agenda sebenarnya adalah field trip ke Pertamina Geothermal yang berada di perbatasan kabupaten bandung dan garut.
Acara yang direncanakan berlangsung 2 hari, kamis-jum’at (22-23 Mei), karena sesuatu dan lain hal hanya berlangsung 1 hari, yaitu hari kamis. Lalu pada malam jum’atnya kami pun berunding untuk menentukan rencana hari esok. Ada yang mengusulkan jalan2 dulu ke bandung, ada juga yang ingin langsung ke jogja. Aku sih ngikut aja... Akhirnya dengan diiringi sedikit rasa kecewa dosen kami, Pak Agung (beliau memang ingin cepat-cepat langsung pulang ke jogja, maklum, soalnya beliau baru dikaruniai seorang putera beberapa hari lalu, tentunya beliau sudang kangen dengan putra tercinta) diputuskan kalau pagi harinya kami mampir dulu di Cipanas, tempat pemandian dan kolam renang air panas. Setelah itu ke bandung sampai sekitar jam 2 siang, setelah itu baru pulang ke jogja.
Tiba-tiba aku punya ide untuk main dulu ketempat teman SMAku di bandung dan mengunjungi saudaraku di bandung juga. Dan rencana ini aku lakukan.

Hari jum’at pagi, kami turun menuju cipanas. Sampai disana kami pun bingung memilih tempat yang bagus. Lalu ada ide untuk ke water boom air panas, katanya ini waterboom pertama di Indonesia yang pake air panas. Mungkin belum ditakdirkan “mencicipi” yang pertama di Indonesia itu, ternyata tempatnya lagi dibersihkan, maklum besok kan weekend yang biasa ramai pengunjung. Akhirnya kami memilih tempat pemandian air panas biasa di sekitar situ. Sampai kira-kira jam 9, kami pun bersiap-siap meinggalkan cipanas menuju bandoeng.

Sampai di bandung, kami diberi kebebasan untuk jalan-jalan sampai jam 2 siang, kecuali bagi yang memang ingin tinggal di bandung dulu atau tidak pulang ke jogja bersama rombongan, termasuk aku.
Setelah jalan-jalan sebentar, lalu makan dan sholat jum’at, aku pun berencana untuk memisahkan diri dari rombongan untuk pergi ke tempat temanku yang sudah ngasih alamat sebelumnya. Kebetulan bersama kami ada temannya temanku dari jogja yang kuliah di bandung. Aku bertanya alamat itu dan bagaimana menuju kesana. Berbekal petunjuk temannya temanku itu dan bertanya pada polisi (agar aman lebih baik tanya sama petugas keamanan, karena kemungkinan kecil mereka akan berbuat jahat, itulah yang ada pada pikiranku waktu itu, karena aku berada di daerah yang sama sekali belum aku kenal), aku pun meluncur dengan angkot, duduk sebelah pak sopir agar tidak kebablasan. Pak sopir yang baik hati pun berhenti di tempat yang telah aku bilang sebelumnya, ternyata tempat itu di dekat salah satu perguruan tinggi ternama negeri ini, ITB. Aku pun yakin kalau aku tidak nyasar, karena teman yang akan kukunjungi itu kuliah di sana. Aku pun menghubungi temenku Noven, setelah beberapa saat dia pun datang, kami segera jalan ke kosnya. Sebenarnya di kosnya itu ada 3 teman SMAku, yaitu noven, ancah dan fadly, tapi karena fadly yang juga sama jurusannya dengan aku (geologi) lagi KP di kalimantan, yang ada cuma ancah dan noven. Sorenya, datang ke kos itu temen smaku yg lain yaitu sutris & aulia. sebenarnya masih banyak temen sma ku yang lain yang di bandung, ada tessa, dadit,dll, tapi katanya kosnya jauh dari situ. Kami pun bercerita-cerita sampai kira-kira menjelang maghrib, cerita tentang sekolah, tentang guru-guru, tentang temen2, tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Udara dingin kota bandung ternyata membuatku cepat ngantuk dan malamnya pun aku tertidur pulas. zzzzz......

Bersambung.......... belum sempat nulis lagi....

Senin, 19 Mei 2008

Selamatkan Indonesia

Selamatkan Indonesia…!
Selamatkan Indonesia. Kalimat ini bkn brmaksud untuk ikut2an kampanyenya Mr. Amin Rais, tapi mnrtku mmng hal ini yang harus dilakukan bangsa ini.

Semalam aq lhat tayangan di televisi yg menggambarkan kondisi bangsa ini. Apa yg terjadi setelah lbh dari setengah abad bangsa ini merdeka? Ternyata msh jauh dri yg dhrpkan. Ternyata sebenarnya bngsa ini blm benar-benar “merdeka”, tapi masih “dijajah” bangsa lain. Kekayaan alam kita sebagian besar msh dikuasai Negara lain, terutama hasil tambang. Kita masih dibodohi bangsa kapitalis yg dengan mudahnya mengeruk kekayaan kita. contohnya saja yang terjadi di Papua. Freeport yg menguasai tambang disana izinnya hanya mengambil tembaga, tapi ternyata yang dikeruk banyak selain tembaga, seperti emas, uranium,dll. Tentunya mreka mengambilnya dengan “gratis”, mreka kaya,ngara Indonesia tdk dpt apa2. kaciaaaaaaan deh Indonesia. Tentunya msh bnyak yang lainnya.

Mnurut analisis di tv itu, jika saja Negara Indonesia yg menguasai kekayaan itu, terutama migas, maka pendapatan yg didapat krng lbh akan jd 10 kali lipat dr skrng, tentunya APBN juga akan jauh lebih besar dari sekarang. Sehingga akan banyak yg bsa dilakukan bangsa ini, mslnya pendidikan akan jauh lbh bermutu, infrastruktur,ksjahteraan rakyat, pemerintah nggak usah ngutang pd ngra lain serta ga usah naikin BBM. Untuk yg terakhir ini sekarang lagi hot-hotnya …..

Lalu, apa solusinya ? menurut salah satu tokoh yg merupakan akademisi salah satu perguruan tinggi ngetop d jawa, pemerintah harus berani, sekali lagi berani, yaitu berani bertindak tegas. Pemerintah harus berani menasionalisasikan perusahaan yang menguasai kekayaan alam kita, terutama migas, batubara & mineral. Pemerintah harus berani melkukan negoisiasi ulang ttng kontrak dengan perusahaan2 asing tsb, kalau mreka tdk mau, pemerintah harus berani “mengusir” mereka dari bumi Indonesia. Venezuela aja bisa, mengapa Indonesia tidak???? Tergantung seberapa beraninya pemerintah…
Menurutku hal ini memang tidaklah mudah,tapi kalau berusaha, tentunya hasilnya tidak akan mengecewakan sprt skrng ini, yg penting berani dulu….
Msh menurut tokoh diatas, kalau kita tidak segera bangit dari keterpurukan ini, maka dalam 10-20 tahun kedepan akan ada iklan seperti ini :
Indonesia : Nation for sale. Tentunya hal ini sangat tidak diharapkan oleh semua komponen bangsa ini. Oleh karena itu, Ayo bangkit!!!!!

Selain itu, ajaklah kembali putra-putri bangsa ini yang bekerja di luar negeri. Banyak kok orang2 yang berkualitas dari negeri ini tapi malah diambil bangsa lain. Alasannya bermacam-macam, mulai karena kesejahteraan yang terjamin sampai karena tidak tahan melihat kebrobrokan yg terjadi pada bangsa ini, seperti korupsi, kolusi yang merajalela, yang ironisnya banyak terjadi pada perusahaan dan intansi milik pemerintah. Dengan keidealisannya mereka “terpaksa” meninggalkan Indonesia. Hal ini memang benar, aku mendengar langsung dari orng yang mengalaminya serta membaca dari buku2.

Tentunya masih banyak lagi solusi untuk menyelamatkan bangsa ini.
So, ayo selamatkan Indonesia…..!!!!!!

Jumat, 09 Mei 2008

Doktor cilik




Doktor cilik.
Subhanalloh… subhanalloh, subhanalloh. Hanya itu yag bisa kukatakan setelah membaca buku “Doktor cilik hafal & faham Alqur’an”. Buku ini berisi tentang seorang yang bernama Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i. Bocah ini pada usia 5 tahun udah hafal dan faham Alqur’an dan terjemahannya (bahasa Persia). Waktu umur 7 tahun udah dapat gelar Doktor honoris causa dari Hijaz College Islamic University, Inggris. Ketika ditanya dia selalu menjawab dengan mengutip ayat-ayat Alqur’an. Bocah ini disebut-sebut sebagai “mukjizat abad 20”.
Walaupun sudah doctor, tapi ya namanya anak2 ya tetep anak2. ketika di suatu majlis, dia menjawab pertanyaan hadirin sambil main mobil-mobilan. Lucu & menggemaskan memang.
Lalu aku pun membandingkan dengan diriku yang sudah berumur hampir seperempat abad, tapi boro2 hafal Qur’an, hafal surah yang agak panjang aja nggak, dulu sempet hafal, tapi skrng lupa, soale jarang diulang & kebanyakan maksiat kali ya….. Astaghfirulloh….

Kamis, 08 Mei 2008

Teringat lagi

Semalam, kira2 jam 11, aku ditelpon tmn lamaku, tepatnya tmn sma. Krng lbih sdh 4 thn sjak lu2s sma kmi ga ketemu. Kami ngobrol lamaaaaaaaaaaaaa banget, cerita2 masa lau tentang tmn2, guru2, sklh, dsb…
Salah satu obrolan kmi mmbuat aku teringat kegagalanku beberapa bulan lalu yg sempet mmbuat aku sedikit shock & down, yaitu ketika dia cerita tentang kegagalannya msk perguruan tinggi yang dia inginkan, tapi bkn karena dia tdk mampu atau tidak layak, bahkan dia sangat mampu & sangat layak, tapi karena “sesuatu” dia gagal. Soalnya perguruan tinggi yng ingin dia masuki itu mrpkn perguruan tinggi yg sifatnya kedinasan milik pemerintah (depdagri tepatnya), yg untuk msknya banyak (gak semua lho) kongkalikong dgn pejabat pemerintah daerah msng2. Semua tau kan???
Setelah itu aku jd membandingkan kegagalnku dgn kegagalannya. Ternyata apa yg dia hdapi 4 thn lalu dng aku bbrp bln lalu sangat jauh berbeda, apa yng dia hadapi jauh dan jauh lebih berat, dan jga dia tau ketidak-fair-annya, tapi dia bsa bangkit, knp aku tidak ? krn wlpn sdh brlngsng lama tp rsnya aku blm ikhlas mnrimanya….
Dan obrolan kami tdk sampai selesai krn telpon keburu mati, tdk sadar kami sdh ngobrol hmpir 1,5 jam… mungkin pulsa temenku habis… sori kawan aku ga bisa telpon balik, karena tau sndirikn ???? he2….he….
Thanks ya, wlpn cm ngobrol, yg smlm itu brmanfaat banget kok……

Senin, 05 Mei 2008

Bukan di negeri dongeng

Bukan di negeri dongeng, judul buku ini. Aku membacanya beberapa wktu lalu. Buku ini disusun oleh Helvy Tiana Rosa,dkk, yang merupakan kumpulan kisah-kisah nyata yang menggetarkan jiwa dan terharu dibuatnya.

Ditengah bobroknya moral anak negeri, terutama ”wakil rakyat” (saya tidak yakin apakah mereka benar-benar mewakili rakyat, karena tindakan mereka tidak jarang merugikan rakyat, bahkan membuat rakyat malu telah memilih mereka), ternyata masih ada ”wakil rakyat”yang benar-benar ”merakyat”, hidup sederhana, tidak hidup bermewah-mewahan walaupun bisa, terancam mati karena mempertahankan kebenaran untuk rakyat, suka membantu sesama, dll.
Jadi ingat syair lagunya Iwan Fals :
Wakil rakyat seharusnya merakyat,
jangan tidur waktu sidang soal rakyat

wakil rakyat bukan paduan suara
hanya tahu nyanyian lagu setuju....
dst...

Selain itu juga masih banyak kisah-kisah mengharukan lainnya.

Walaupun tokoh-tokoh pada buku ini berhubungan dengan partai politik tertentu, tapi menurutku hal itu bisa dikesampingkan. Kita bisa meneladani mereka tanpa melihat partainya, tapi individunya.

Oke...?????

Joke about Islamofobia

Two men were on a plane on a business trip when a Muslim couple boarded the plane and were seated right in front of them. The two men, eager to have some fun, started talking loudly. “My boss is sending me to Saudi Arabia”, the one said, “But I don’t want to go…… too many muslims there! The Muslim couple noticeably heard and grew uncomfortable. The other guy laughed, “Oh, yeah, my boss wanted to send me to Pakistan but I refused…… WAY too many Muslims!” Smiling, the first man said, “One time Iwas in iran but I HATED the fact that there were so many Muslims!
The couple fidgeted.
The other guy responded, “Oh yeah…..you can’t go ANYWHERE to get away from them….the last time I was in France I ran into a bunch of them too!”
The Muslims couple glanced over their shoulders, noticeably irritated. The first guy was laughing hysterically as he added, “That is why you’ll never see me in Indonesia…… WAY too many Muslims!”
At this, the Muslim man turned around. “Why don’t you go to Hell?”, he asked, “I hear there’s not very many Muslims THERE!!!!”

(dikutip dari “NGEFRIEND SAMA ISLAM” karya teguh iman perdana).

Selasa, 29 April 2008

Lintang dan temanku

Lintang dan temanku

Setelah baca novel laskar pelangi (Andrea hirata) beberapa waktu lalu, aku jadi inget temen lamaku waktu sd dan smp. Dia mirip tokoh Lintang. Walopun ngga sama persis & tidak seekstrim Lintang, tapi kisah pendidikannya mirip.

Aku kenal dia sejak masuk sd, kebetulan aku sekelas sama dia selama 6 tahun di sd dan setahun di smp (kelas 3). Dia anaknya cerdas, aktif, lincah, dan berprestasi. Di sd hampir tidak pernah keluar dari 2 besar, begitu juga di smp, hampir selalu masuk 10 besar. Dia mempunyai cita-cita yang tinggi.

Sayang seribu sayang, anak cerdas seperti dia tidak melanjutkan ke sma yg sesuai dgn potensi dia (tidak bermaksud menjelekkan sklhnya). Bahkan, aku dengar dia tidak sampai selesai sekolah disana. Katanya karena masalah keluarga, ga tau mslh ekonomi seperti Lintang atau bkn. Terakhir, aku dengar dia bekerja sbgai pekerja kasar d sbh pabrik.

Seperti Lintang yg punya cita-cita tinggi namun tdk tercapai, begitu juga temanku. Padahal aku sempat membayangkan kalo temanku itu kelak akan menjadi seorang ilmuwan, engineer, dokter, dan lainnya. Mungkin itulah jalan hidupnya, mungkin dia akan sukses tidak melalui pendidikan formal, mdh2an.

Skrng, aku tidak tahu keberadaan temanku itu. Dimanapun kau berada, aku harap engkau sukses selalu.....



Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu ; jangan bersedih karena kau akan bersedih sendirian.....
(Edensor-Andrea Hirata)

Curhat temenku

Mlm minggu kmren temenku curhat sama aku. Kayanya dia sdng ada mslh sm seseorang, mungkin cowoknyalah, soale dia cewek. Dia temen lamaku, temen SMP tepatnya, yg sebenarnya udah bertahun2 ga ketemu, jadi curhatnya ya lwt telpon aja.... curhat jarak jauh...

Sebenarnya sh dia udh bbrpa kali curhat sama aku... tapi kyanya yang ini parah banget, bahkan kehadiran seseorang itu sempat merubah dirinya, dia pengen banget seperti dulu lagi dan melupakan seseorang itu, tapi katanya sulit banget, seolah2 hatinya sdh terpaut sama orang itu (dipelet kali ya???? He2....). Tadinya aku bingung, secara aku kan tidak berpengalaman dalam bidang ini, he...he...). Tapi demi seorang temen , ya apapun aku lakukanlah.... dengan bermodalkan teori dari referensi buku bacaan yg pernah aku baca, aku pun berusaha menyenangkan hatinya dan menyemangatinya... lupakan cowok brengsek yang telah merubahmu itu.... kembalilah ke jalan yang benar sahabatku....!!! loh kok jadi aku yang emosi....

Ya udah deh, semoga masalahmu cepet selese ya sahabat. Mdh2an kmu gak baca blog ini ya...he...he....

Selamatkan Hutan Indonesia

Penebangan Hutan, antara Kesejahteraan Masyarakat dan Kerusakan Lingkungan

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya adalah hutan tropis yang luasnya jutaan hektar. Di dalam hutan Indonesia terkandung kekayaan alam yang tidak ternilai harganya, mulai dari sumber daya yang bernilai ekonomi sampai keanekaragaman hayati dan hewani yang belum tentu ditemukan di negara lain. Kekayaan ini seharusnya menjadikan Indonesia negara yang makmur, adil dan sejahtera, namun kenyataanya jauh dengan yang diharapkan. Hal ini dikarenakan dalam pengelolaan sumber daya alam tersebut, terutama hutan belum dilakukan secara bijaksana dan belum memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya alam.
Pembukaan lahan, dalam hal ini berupa penebangan hutan merupakan sesuatu hal yang tidak dapat dihindari. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah. Sebagian besar pembukaan lahan hutan alam ini digunakan untuk perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri. Di satu sisi, penanaman kelapa sawit sangat menguntungkan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Harga minyak sawit yang terus meninggi di pasar dunia akan menambah kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan devisa negara. Selain itu, dengan adanya krisis energi miyak bumi dan dikembangkannya energi alternatif berupa biofuel yang salah satu bahan bakunya dari kelapa sawit, maka pengembangan perkebunan kelapa sawit ini dilakukan secara besar-besaran, terutama di Indonesia. Namun, disisi lain, pengembangan perkebunan kelapa sawit juga berdampak negatif. Dengan pengalihfungsian hutan dari hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit, maka otomatis keanekaragaman tumbuhan akan terganggu. Hutan alam yang terdiri dari beranekaragam sepecies tumbuhan diubah menjadi hanya satu species, yaitu kelapa sawit. Kehidupan satwa juga akan terganggu, bahkan bisa terancam kepunahan. Selain itu, kelapa sawit merupakan tumbuhan yang tingkat menyerap air tidak seperti tumbuhan hutan alam. Hal ini akan mengakibatkan berubahnya atau terganggunya kondisi hidrologi suatu daerah.
Di bawah hutan Indonesia juga terkandung kekayaan alam yang melimpah, berupa minyak bumi, gas bumi, batubara, mineral dan sebagainya. Sumber daya ini merupakan sumber pendapatan negara terbesar. Mau tidak mau, untuk mengekploitasi sumber daya di atas harus melakukan penebangan hutan atau perusakan hutan tidak dapat dihindari. Salah satu eksploitasi sumber daya alam yang merusak hutan terbesar adalah eksploitasi batubara. Di Indonesia, sebagian besar metode penambangan batubara memakai metode penambangan terbuka (open pit mining). Hal ini dikarenakan biaya yang dikeluarkan dengan menggunakan metode ini relatif lebih murah dibanding menggunakan metode penambangan dalam. Namun, akibatnya tingkat perusakan lingkungan akan semakin besar, perusakan hutan tidak dapat dihindari, serta dampak-dampak negatif lainnya.
Perusakan hutan di Indonesia saat ini sudah sampai tingkat yang sangat memprihatinkan, baik berupa pembalakan liar maupun pembakaran dalam rangka pembukaan lahan untuk perkebunan, pertambangan dansebagainya. Dampak yang ditimbulkan dari kerusakan hutan ini sangat besar, mulai dari banjir, longsor, kekeringan dan sebagainya yang terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah punya andil besar untuk mencegah terjadinya bencana-bencana ini. Pemerintah harus membuat suatu peraturan yang jelas dan bijaksana serta sanksi yang tegas tentang pengelolaan hutan, tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi saja, namun aspek lingkungan, sosial, budaya juga perlu diperhatikan. Pemerintah perlu mengatur mengenai izin pengelolaan hutan, baik untuk perkebunan, penambangan dan lainnya, sekali lagi jangan hanya memperhatikan aspek ekonomi, namun aspek lainnya juga perlu diperhatikan, terutama aspek lingkungan. Pengelolaan sumber daya jangan hanya ditujukan untuk generasi saat ini, namun juga harus memikirkan generasi yang akan datang. Reklamasi pada daerah bekas penambangan harus benar-benar dilakukan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan. Pengembangan hutan lindung perlu ditingkatkan agar kekayaan dan keanekaragaman hayati dan hewani tetap terjaga. Selain itu, masyarakat juga harus sadar bahwa pengelolaan hutan harus dilakukan secara bijaksana, karena jika tidak maka bencana akan timbul dan akan merugikan masyarakat itu sendiri.
Kekayaan alam yang kita miliki saat ini bukan merupakan warisan nenek moyang kita, melainkan titipan anak cucu kita. Mari selamatkan hutan Indonesia !!!

Sabtu, 26 April 2008

Mulutmu harimaumu...

“Mulutmu harimaumu “

Ungkapan diatas mungkin sudah sering kita dengar. Memang, mulut adalah harimau yang dapat menerkam baik yang mengucapkan maupun yang mendengar. Hati – hatilah dalam berbicara karena ucapanmu akan berbalik kepadamu.

Mulutmu hatimu, Mulutmu akhlakmu

Ungkapan diatas mungkin jarang kita dengar. Memang, mulut tidak dapat dijadikan untuk menilai hati.

Ada orang yang bermulut manis, namun hatinya keji. Tapi, mulut dapat digunakan untuk menilai akhlak kita. Kadang kita tidak dapat menjaga mulut kita. Dengan seenaknya kita berbicara yang dapat membuat orang terluka hatinya.

Saudaraku….. Mungkin kita sering mendengar kata-kata kotor dari teman – teman kita, tetangga kita atau bahkan kita sendiri yang mengucapkannya, baik karena kesal atau memang sudah menjadi tabiat atau kebiasaan. Keduanya tidak ada sedikitpun kebaikan, melainkan kejelekan. Bahkan kata – kata spontan yang keluar dari mulut kita itu menunjukkan akhlak kita. ketika kita mengalami atau mendengar sesuatu, baik yang membuat kita sangat gembira maupun membuat kita sangat jengkel dan kesal, kita pasti akan mengatakan sesuatu. Jika yang kita ucapkan adalah kata – kata yang baik (bagi seorang muslim adalah kalimat toyibah), maka Insya Alloh akhlak kita juga baik. Sebaliknya jika yang kita ucapkan adalah kata – kata kotor berarti akhlak kita tidak jauh berbeda dengan yang kita ucapkan….

Dalam pergaulan pasti kita sering mendengar orang yang mengatakan ANJING, BABI, ASU atau bahkan ALAT KELAMIN dan kata – kata kotor lainnya. Jelas sekali ini sebenarnya bukanlah kata – kata yang pantas diucapkan oleh orang berpendidikan dan orang muslim tentunya.

Suatu riwayat menyebutkan bahwa “Seseorang itu akan menafkahkan apa yang dimilikinya”. Orang yang suka mengucapkan kata – kata kotor berarti memang itulah yang dimilikinya. Sebaliknya orang yang suka mengucapkan kata – kata yang baik (bagi seorang muslim adalah kalimat toyibah), Insya Alloh memang yang baik – baiklah yang dimilikinya atau minimal ucapan itu akan menjadi doa untuk dirinya sendiri agar menjadi lebih baik.

Ada yang mengatakan bahwa kata - kata yang sering kita ucapkan itu akan terbawa sampai mati. Saudaraku………….., kita pasti tidak ingin diakhir hayat kita ucapan – ucapan kotor itulah yang kita bawa. Sebaliknya, kita pasti ingin diakhir hayat kita kalimat toyibahlah yang kita ucapkan. Oleh karena itu, marilah kita coba dari diri sendiri untuk tidak mengucapkan kata – kata kotor itu. Selanjutnya marilah kita nasehati saudara – saudara kita untuk tidak mengucapkan kata – kata kotor tersebut. Dan marilah kita untuk saling nasehat menasehati dalam kebaikan….

Wallahu a’lam…..

Wassalamualaikum……

Puanase puol....

jogja akhir2 ini jadi puanas buanget....

dikamar, dijalan, dikampus, di mana aja, kecuali dikulkas mungkin...

evek global warming...?

di

Sabar dan Ikhlas


Kegagalan demi kegagalan sedang menghinggapi diriku akhir -akhir ini. Dan hari ini (6 Maret), aku kembali gagal. Pada awalnya aku cukup shock, walaupun tidak seperti kegagalan yang sebelumnya. Pada waktu aku mengalami kegagalan beberapa waktu lalu, aku sangat shock, sedih, stress, kecewa dan perasaan tidak mengenakan lainnya. Aku ingin protes, tapi protes pada siapa ? aku ingin berontak, tapi berontak pada siapa ? Aku berusaha untuk tenang dan berusaha sabar.

Aku ingin menceritakan perasaanku ini pada orang lain, tapi aku takut kalau mereka malah menertawakanku, aku takut mereka menganggapku terlalu cengeng. Akhirnya aku memberanikan diri menceritakan apa yang kualami seorang teman. Aku percaya bahwa temanku yang satu ini orang yang bijaksana dan bisa memberi solusi. Walaupun tidak bertemu langsung, aku menceritakan kegagalan demi kegagalan yang aku alami padanya. Pada awalnya dia bingung karena aku tidak menceritakan kegagalan apa yang kualami, namun akhirnya dia memberikan solusi dan memberikan kalimat-kalimat yang dapat membuatku sedikit sabar dan ikhlas serta tidak patah semangat. Terimakasih Sobat !!! tidak lupa akupun mengadukan masalahku pada Sang Pencipta agar menambah ketenangan jiwaku. Satu hal yang membuat aku tenang bahwa kegagalan2 akan diganti oleh Alloh denagan keberhasilan yang jauh lebih besar dengan catatan kita tetap semangat dan berusaha dengan keras tak lupa juga berdoa. Aku juga ingat sms seorang “sahabat”, walopun sekarang “sahabat” ini telah “hilang”, sesuatu hal yang sangat tidak aku inginkan. Dia mengirimiku sms berisi Firman Alloh yang berbunyi “ Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Alloh mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqoroh : 216). Ayat ini cukup untuk menenangkan diri jika kita sedang mendapatkan kegagalan atau sesuatu yang tidak kita sukai. Dan akhirnya, akupun berusaha bangkit dan kembali bersemangat !!!!!!! sini juga tidak terlepas dari peran temanku itu. Sekali lagi terimakasih sahabatku………..

Kegagalan demi kegagalan yang kualami memang sempat membuatku down, stress dan shock. Namun, ternyata dari peristiwa kegagalan ini banyak pelajaran yang dapat kuambil, salah satunya yaitu ILMU IKHLAS. Sehari setelah kegagalan terakhirku (7 Maret), pada pagi harinya aku menonton tv, acara ceramah. Dalam ceramah itu dibahas tentang keikhlasan dan kesabaran, seperti suatu “kebetulan”. Setelah itu kemudian aku beres-beres kamar, mengumpulkan kertas-kertas yang masih bisa dipakai dan membuang kertas – kertas yang tidak berguna. Dalam tumpukan kertas-kertas itu ada beberapa bulletin At-Tauhid yang hampir tiap Jum’at aku mengambilnya di Masjid Siswa graham ketika solat jum’at. Aku tertarik membaca salah satunya, temanya mengenai keikhlasan, lagi –lagi kebetulan. Bukan, bukan kebetulan, 2 peristiwa pagi ini bukan merupakan suatu kebetulan, tapi memang sudah dirancang oleh Alloh. Beginilah cara alloh menunjukkan ilmu kepada hambanya, semua ini atas kehendak Alloh. Dua peristiwa ini cukup membuatku tenang dan bersemangat menghadapi hidup. Satu lagi pelajaran yang dapat kuambil dari peristiwa-peristiwa ini, yaitu “JANGAN SOMBONG”. Alloh telah menunjukkan bagaimana untuk tidak sombong dalam menjalani hidup. Selama ini ternyata aku telah sombong, aku merasa lebih baik, lebih hebat dan lebih2 lain dari orang lain, aku terlalu menganggap remeh orang lain, sehingga ketika orang lain mendapatkan sesuatu dan aku tidak, aku jadi sakit hati, iri, dengki dsb. Alhamdulillah, Alloh menegurku sebelum semuanya terlambat.

Hari ini (20 Maret), hari libur nasional dalam rangka Maulid Nabi. Pagi ini aku menonton sinetron religi Islam, yang menurutku benar-benar sinetron Islami, tidak seperti sinetron-sinetron ‘Islami’ yang dulu sempat “booming”. Sinetron ini diproduseri oleh Ustadz Yusuf Mansyur. Sinetron ini menceritakan tentang seseorang yang mendapat musibah secara berturut-turut, namun karena kesabaran dan keikhlasan akhirnya mendapatkan kebahagiaan, sederhana memang. Namun bukan itu esensinya, yang membuatku tergetar adalah perkataan salah seorang tokoh dalam sinetron itu pada tokoh yang dilanda musibah itu. Dia mengatakan kurang lebih begini, “Kalau kita ingin selalu hidup kita seperti apa yang kita kehendaki, maka kita akan selalu merasa kekurangan, tapi jika kita hidup pasrah pada kehendak Alloh, dengan sabar dan ikhlas, kita akan selalu bahagia dan memperoleh ketenangan jiwa.” Selain itu juga banyak pelajaran yang dapat diambil dari sinetron itu, seperti perbanyak sedekah, kita tidak akan miskin karena banyak sedekah, dan lain-lain. Bahkan, diakhir cerita dari sinetron itu, aku sempat meneteskan air mata, cengeng benar aku ini. (^_^).

Setelah menonton sinetron itu, aku jadi ingat kejadian yang menimpaku beberapa waktu lalu, yaitu kegagalan demi kegagalan. Akhirnya aku mendapatkan tambahan energi semangat hidup. Sekali lagi, salah satu kunci agar hidup bahagia yaitu SABAR, IKHLAS, dan TETAP SEMANGAT... !!! ALLOHU AKBAR....